Blog

Mengenal Lebih Jauh Kosmetik Herbal

Kebutuhan akan kosmetik kian hari kian meningkat. Tidak jarang pula kosmetik identik dengan kecantikan dan bahaya. Kenapa bahaya? Sebab saat ini banyak sekali beredar kosmetik dengan kemampuan merubah penampilan secara instan namun ternyata mengandung sejumlah bahaya efek samping berbahaya. Untuk itu, kini masyarakat mulai sadar akan bahaya bahan kimia berbahaya dan mulai beralih menggunakan kosmetik herbal. Lalu apa sebenarnya kosmetik herbal itu? Anda wajib mengenal lebih jauh kosmetik herbal.

Perbedaan kosmetik herbal dan bukan

Perbedaan utama antara kosmetik herbal dan bukan terletak pada bahan yang digunakan. Kata “herbal” berasal dari kata “ Herba” yang berarti tidak berkayu, jadi yang dimaksud kosmetik herbal adalah kosmetik yang menggunakan bahan baku alami atau berasal dari tanaman tanpa melibatkan bahan sintetis kimia. Walaupun terkadang dalam proses akhirnya melibatkan atau menjadi bahan kimia tertentu.

Kosmetik herbal cenderung aman, sebab bahan baku alami yang digunakan secara umum memang aman. Selain itu, biasanya dalam bahan tanaman yang digunakan untuk kosmetik terkandung penawar atas zat aktif yang dimiliki oleh tanaman tersebut. Namun, perlu diwaspadai penggunaan kosmetik herbal belum tentu 100% aman. Tingkat keamanannya bergantung pada intensitas pemakaian dan ketahanan kulit masing-masing pengguna.

Kategori kosmetik herbal

Berdasarkan farmakognosinya, kosmetik herbal dikategorikan menjadi tiga kelompok. Kelompok pertama adalah jamu. Jamu merupakan salah satu jenis produk herbal tradisional yang berasal dari ekstrak tanaman dan digunakan sebagai penyehat tubuh alami. Namun yang perlu diperhatikan adalah tidak semua jenis produk jamu telah teruji secara klinis.

Kelompok kedua adalah kosmetik herbal terstandar. Kosmetik dalam kelompok ini biasanya sudah terspesifikasi khasiat dan kadungannya, sehingga akan lebih efektif manfaat dan hasilnya. Kosmetik herbal terstandar pada umumnya telah teruji secara pra-klinis dan mayoritas aman digunakan.

Sedangkan kelompok ketiga berupa fitofarmaka. Kategori ini merupakan yang paling baik kualitasnya karena dibuat dengan pengolahan senyawa tertentu untuk khasiat tertentu sehingga zat-zat yang tidak diperlukan tidak ikut terkonsumsi. Dan mayoritas produk fitofarmaka telah teruji secara klinis.

Bagaimana kategori kosmetik herbal yang aman?

Jika Anda salah satu pengguna kosmetik herbal atau sedang ingin beralih menggunakan kosmetik herbal, pastikanlah keamanan dari produk Anda. Secara umum, efek samping kosmetik herbal dapat dihindari dengan cara pemakaian yang benar dan produk telah teruji secara klinis. Selain itu, pastikanlah produk telah memiliki ijin edar dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan). Biasanya produk yang telah bersertifikat BPOM telah teruji khasiat dan keamanannya. Maka dari itu, kita harus menjadi konsumen yang cerdas dan selektif dalam setiap pengkonsumsian produk.

Bagi Anda yang ingin mencari kosmetik herbal aman dan bersertifikat BPOM disini ya.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *